});

Biografi Lengkap Raja-Raja Arab Saudi Yang Belum Kalian Ketahui

Postingan kali ini akan membahas tentang biografi raja Arab Saudi. Arab Saudi merupakan sebuah negara monarki absolut. Bendera negara ini berlambang kalimat tauhid dan pedang, dengan warna dasar bendera berwarna hijau. Secara resmi negara ini memperingati hari kemerdekaan mereka pada 23 September 1923.

Selama 94 tahun berdiri, negara ini sudah dipimpin oleh 7 orang orang Raja. Siapa saja mereka, dan bagaimana apa saja jasa mereka selama menjabat? Berikut saya akan bagikan biografi raja Arab Saudi yang belum kalian ketahui.

 

1. Raja Abdul Aziz bin AbdurRahman bin Faisal Al Saud (1923-1953)

raja Abdul aziz
gettyimages.com

Raja Arab Saudi yang pertama bernama Abdul Aziz bin AbdurRahman bin Faisal Al Saud, atau yang lebih dikenal dengan nama Ibu Saud. Ayahnya bernama AbdurRahman bin Faisal, dan ibunya bernama Sarah binti Ahmad Al-Kabir Sudayri. Beliau lahir di Thaif pada tahun 1880, dan menghabiskan masa kecilnya di Kuwait.
Pada saat beliau berusia 21 tahun, tepatnya pada tahun 1901. Ibnu Saud menggantikan ayahnya sebagai keluarga dinasti Saud. pada saat itulah ia memuali gerakan untuk merebut kembali tanah dari dinasti Rashidi di tempat yang saat ini merupakan Arab Saudi. Pada tahun 1902, Ibnu Saud berhasil memimpin keluarga dan saudaranya untuk merebut Riyadh.
Pelan tapi pasti, Ibnu Saud berhasil menguasai tanah Arab secara bertahap. Separuh Nejd ditaklukkan pada tahun 1904. Dan pada tahun 1912 dinasti Saud berhasil menguasai seluruh wilayah Nejd. Puncaknya pada tahun 1922, dinasti Saud berhasil mengalahkan dinasti rashidi dan mengakhiri penguasaan mereka di tanah Arab.

Raja Abdul Aziz
ftdata.co.uk

Pada tahun 1932, setelah menguasai sebagian besar Jazirah Arab dari para musuhnya, Ibnu Saud menamakan tanah gabungan Nejd dan Hijaz sebagai Arab Saudi. Maka Ibnu Saud diangkat sebagai Raja pertama Arab Saudi.
Di masa pemerintahannya ditemukan ladang minyak di tanah Arab.

Untuk dapat mengeksplorasi sumber daya alam ini, Arab saudi bekerjasama dengan Amerika dan Inggris sebagai operator utama. Kini sumber daya minyak Arab saudi mempunyai cadangan minyak terbesar didunia. Jumlahnya mencapai 260 milyar barel, dan produksi minyak harian terbesar dunia.

 

2. Raja Saud bin Abdul Aziz (1953-1964)

Raja Saud bin Abdul Aziz
kingsaud.org

Biografi Raja Arab Saudi ke-2 adalah Raja Saud bin Abdul Aziz adalah Raja kedua di negara Arab Saudi. Ia lahir di Kuwait pada tanggal 12 Januari 1902 dan wafat pada 23 Februari 1969 (67 tahun). Beliau adalah anak pertama Abdul Aziz sekaligus putra mahkota dan menjadi penerus ayahnya.

Selama Raja Saud menjabat, banyak pihak yang tidak sependapat dengan keputusan yang Ia ambil. Salah satunya adalah pengangkat anak-anak dan keturunannya untuk mengisi jabatan penting di kerajaan. Hal itu menyebabkan kecemburuan dikalangan saudaranya. Mereka juga beranggapan bahwa Raja Saud ingin anaknya menjadi penerus dirinya.

Raja Arab Saudi
freeyellow.com

Selain itu, Raja Saud juga dikenal sebagai seseorang yang gemar minum arak. Padahal hal tersebut tidak sesuai dengan perilaku seorang muslim. Akhirnya Ia digulingkan oleh mayoritas rakyat dan ulama yang tidak mendukungnya, termasuk keluarganya.

Raja Saud diusir dari Arab Saudi pada tahun 1966. Ia pergi ke Jenewa, Swiss. Lalu kemudian meninggal di Yunani pada tahun 1969.

 

3. Raja Faisal bin Abdul Aziz (1964-1975)

biografi raja arab saudi
wikimedia.org

Setelah digulingkannya kepemimpinan Raja Saud, Arab Saudi dipimpin oleh Raja Faisal bin Abdul Aziz. Sebenarnya ada pewaris tahta yang paling layak, yaitu Muhammad bin Abdul Aziz. Namun dirinya tidak tertarik terjun ke dunia politik. Muhammad lalu menyarankan pengangkatan Faisal bin Abdul Aziz yang merupakan adik tirinya.

Raja Faisal lahir pada bulan april 1906 di Riyadh. Dia merupakan anak keempat Raja Abdul Aziz. Raja Faisal pernah menjabat sebagai menteri luar negeri Arab saudi pada masa kepemimpinan ayahnya. Raja Faisal adalah Raja pertama Arab Saudi yang mengunjungi Indonesia.

Raja Faisal
robertadhikspot.net

Pada masa kepemimpinannya terjadi perseteruan antara Israel dan Palestina. Pihak Israel yang didukung Amerika memaksa Palestina melepaskan beberapa wilayahnya ke tangan Israel. Hal ini adalah latar belakang terjadinya embargo terhadap Amerika. Raja Faisal mengancam tidak akan memasok minyak untuk mereka. Hal itu dilakukan untuk menjaga tanah Palestina.

Raja Faisal wafat pada 25 Maret 1975 karena dibunuh. Pelakunya adalah Faisal bin Musád, dia adalah keponakan Raja Faisal. Saat itu Musád baru pulang dari Amerika. Ia menyamar sebagai delegasi Kuwait yang ingin bertemu Raja Faisal secara mendadak. Saat Raja Faisal menghampirinya, Faisal bin Musád mengeluarkan pistol dan menembak Raja Faisal tiga kali. Raja Faisal tewas karena kehabisan darah.

Faisal bin Musád mengaku bahwa hal itu ia lakukan atas inisiatif sendiri. Namun dibalik itu ada teori konspirasi yang mungkin ia tutupi. Akhirnya Ibnu Musád (nama panggilan Faisal bin Musád) dihukum qishos dihadapan masyarakat.

 

4. Raja Khalid bin Abdul Aziz (1975-1982)

Raja Khalid bin Abdul Aziz
globalsecurity.com

Raja Khalid bin Abdul Aziz lahir pada tanggal 13 Februari 1913. Beliau adalah Raja Arab Saudi keempat setelah terbunuhnya Raja Faisal. Raja Khalid hanya menjabat selama tujuh tahun. Dia sempat dirawat di Amerika karena penyakit jantung.

Selama dirawat, ia berjasa dalam mengurus pertahanan kerajaan. Salah satunya adalah penyediaan pesawat tempur. Raja Khalid membuat kesepakatan dengan Presiden Amerika ke-39, Jimmy Carter. Ia menilai peralatan kuno sudah tidak sesuai digunakan di Arab Saudi.

gettyimages.com

Hasilnya, Jimmy Carter sepakat dengan kesepakatan yang dibuat. lalu Amerika mengirimkan 16 pesawat F-15 pada tahun 1982. Hal ini berdampak positif pada pertahanan militer Arab Saudi. Raja Khalid juga membuat keputusan untuk memasukkan pegawai asing ke Arab Saudi untuk membantu pembangunan negara. sepertinya para TKI harus berterimakasih dengan keputusan Raja Khalid ini, ya.

Raja Khalid meninggal pada tahun 1982 karena serangan jantung. Tugasnya sebagai seorang Raja kemudian dilanjutkan oleh putra mahkota Fahd bin Abdul Aziz.

 

5. Biografi Raja Arab Saudi ke-5, Fahd bin Abdul Aziz (1982-2005)

i-cias.com

Raja Fahd bin Abdul Aziz lahir di Riyadh pada 16 Maret 1921. Ia diangkat jadi Raja sepeninggal Raja Khalid. Ia merupakan menteri pendidikan pertama Arab saudi. Secara konstitusi Ia menjabat selama 23 tahun (1982-2005).

Namun Raja Fahd sudah tidak aktif menjadi raja pada tahun 1995. Hal itu disebabkan kondisinya yang melemah. Ia terkena stroke dan tidak bisa beraktifitas seperti biasa. Tugasnya kemudian dilanjutkan oleh putra mahkota, Abdullah bin Abdul Aziz.

Selama aktif menjabat sebagai raja, Ia berjasa membangun ekonomi Arab Saudi. salah satu caranya adalah dengan membangun kerja sama dengan Amerika. Pasalnya, saat itu Arab Saudi belum mempunyai teknologi untuk mengeksplorasi sumber daya alam mereka.

 

6. Raja Abdullah bin Abdul Aziz (2005-2015)

Raja Abdullah Bin Abdul aziz
patheos.com

Biografi raja Arab Saudi selanjutnya adalah  Abdullah bin Abdul Aziz adalah raja keenam Arab Saudi. Raja Abdullah lahir pada 1 agustus 1924, dan wafat pada 1 Agustus 2015 ( 89 tahun). Ia tercatat sebagai Raja sejak tahun 2005-2015. Namun sebenarnya Ia sudah memimpin kerajaan dari tahun 1995. Saat itu Ia menggantikan tugas Raja Fahd yang terkena sakit stroke.

life-in-saudiarabia.blogspot.com

Raja Abdullah mempunyai banyak peran sebelum Ia diangkat menjadi Raja.  ia pernah menjabat sebagai Perdana Menteri dan Komandan Dewan Garda Nasional. Ia juga pernah ditunjuk sebagai Komandan Satuan Elit, memimpin Supreme Economic Council, dan anggota Military Service Council.

pada tahun 1997, Ia menghapus program privatisasi dan membiarkan perusahaan publik tumbuh secara bebas. Hal itu memicu peningkatan ekonomi Arab Saudi di berbagai bidang. Raja Abdullah meninggal pada 23 Januari 2015 karena pneunomia.

 

7. Raja Salman bin Abdul Aziz (2015-sekarang)

biografi lengkap raja-raja arab saudi
acehprof.co.id

Raja Arab Saudi yang ke-7 adalah Raja Salman bin Abdul Aziz. Ia diangkat menjadi Raja setelah Raja Abdullah. Di awal masa pemerintahannya, Ia langsung melakukan gebrakan besar. Mulai dari menaikkan gaji pegawai negara,guru, hingga menaikkan anggaran keamanan negara di bidang militer.

Bahkan Ia menghentikan anggaran bantuan kepada negara mesir yang pro Amerika. Yang sebelumnya dianggarkan pada masa Raja Abdullah. Ia juga membangun kerja sama dengan negara-negara Islam. salah satu contohnya adalah investasi tanpa bunga sebesar Rp 334 triliun yang Ia kucurkan.

Kita berharap negara-negara Islam dapat bersatu menegakkan khilafah. Dan Arab Saudi yang dipimpin Raja Salman sebagai kiblat untuk kebangkitan Islam. Aamiin.

 

Baca juga: Desain Kartu Nama Unik.

***

Sekian dulu postingan kali ini, mudah-mudahan dapat menambah wawasan kalian seputar biografi Raja Arab Saudi. Selain itu juga dapat mengetahui apa saja jasa-jasa mereka. Sampai jumpa di postingan selanjutnya,ya.

Tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.