});

Pengertian Katabolisme, Proses dan Jenisnya Lengkap

Katabolisme Adalah – Secara umum pengertian katabolisme adalah reaksi penguraian sebuah senyawa kompleks sehingga menjadi senyawa yang lebih sederhana dengan menggunakan bantuan enzim. Penguraian senyawa tersebut menghasilkan energi ATP. Energi tersebut biasanya digunakan oleh organisme untuk beraktifitas.

Berikut ini uraian lengkap tentang pengertian katabolisme, proses katabolisme, dan jenis-jenis katabolisme serta perbedaan anabolisme dan katabolisme.

Katabolisme Adalah

pengertian katabolisme
katabolisme adalah-archive.cnx.org

Pengertian katabolisme adalah sistem penyusunan senyawa kimia kompleks menuju senyawa kimia sederhana yang prosesnya dibantu oleh enzim. Proses penyusunan atau penguraian senyawa tersebut menghasilkan energi yang dimanfaatkan oleh organisme untuk beraktifitas.

Katabolisme biasa disebut dengan istilah respirasi. Pengertian katabolisme yang lain yaitu upaya pemecahan senyawa organik menjadi anorganik sehingga menimbulkan reaksi eksergonik. Energi eksergonik itu membentuk adenosin trifosfat yang biasa disebut ATP. ATP adalah sumber energi dalam keberlangsungan seluruh aktifitas kehidupan.

Proses Katabolisme

proses katabolisme
katabolisme adalah-ceskaa.com

Terdapat 4 langkah dalam proses katabolisme. Tahapan tersebut adalah glikolisis, dekarboksilasi oksidatif, daur krebs, dan terakhir transpor elektron. Berikut ini tahapan lengkap proses katabolisme atau respirasi:

  • Glikolisis

Tahapan pertama pada proses katabolisme adalah glikolisis. proses ini adalah pemecahan molekul glukosa yang mempunyai 6 atom C. Proses ini mengubah molekul glukosa atom C tersebut menjadi 2 molekul jenis asam piruvat dengan 3 atom C. Reaksi tersebut menghasilkan senyawa jenis 2 NADH dan 2 ATP.

  • Dekarboksilasi Oksidatif

Dekarbolasi ini terjadi di matriks mitokondria. langkah tersebut merupakan awal dari tahapan ketiga. Tahapan ketiga sendiri mempunyai nama daur krebs. Pada tahapan dekarboksilasi oksidatif, 2 molekul asam piruvat yang sudah terbentuk pada tahap pertama terbentuk pada glikosilis dirubah menjadi Asetil-KoA (istilah dari:asetil koenzim A) yang menghasilkan 2 NADH.

  • Daur Krebs

Tahapan ketiga dalam proses katabolisme adalah pembentukan Asetil-KoA yang dibentuk pada dekarboksilasi oksidatif. Proses ini terjadi pada matriks mitikondria dan disebut daur asam trikarboksilat atau daur asam sitrat. Hasil dari proses daur krebs adalah terbentuknya 6 NADH, 2 FADH2, dan 2 ATP.

  • Transpor Elektron

Tahapan terakhir dari proses katabolisme adalah transpor elektron. Proses ini menghasilkan 32 ATP dan proses transpor elektron ini berlangsung pada membran di dalam mitokondria.

Pada proses ini, ada beberapa molekul yang berperan penting seperti Flavo protein, ko-enzim Q, sitokrom, serta FAD dan NADH. Tidak semua jenis sitokrom berperan dalam proses ini. Beberapa sitokrom yang berperan dalam proses ini adalah sitokrom A, A3, B, C, dan C1.

Elektron yang berenergi yang ada di FADH tersebut kemudian dipindahkan ke Flavine Mono Nukleotida (FMN), kemudian dipindahkan ke Q, sitokrom C1, C, A, B, dan A3. Selanjutnya saling mengikat dengan H hingga terjadi reaksi yang membentuk H2O.

Kesimpulannya, proses transpor elektron yang merupakan tahap akhir respirasi/katabolisme adalah terbentuknya H2O dan 32 ATP. Ke-2 zat tersebut kemudian dibuang dari tubuh. Pada tumbuhan, proses pembuangannya melalui stomata, sedangkan pada hewan tingkat tinggi melalui paru-paru.

 

Jenis-jenis Katabolisme

Katabolisme memiliki beberapa jenis yang terbagi dari sifat dan fungsinya. Berikut ini jenis-jenis katabolisme yang terjadi di dalam tubuh setiap mahluk hidup.

Katabolisme Protein

katabolisme protein
katabolisme adalah-academic.pgcc.edu

Sebelum membahas tentang katabolisme protein, berikut ini saya cantumkan manfaat protein itu sendiri bagi tubuh:

 1. Membentuk antibodi, hormon, enzim, dll.

 2. Membentuk sel darah.

 3. Membentuk jaringan atau bagian tubuh lain.

 4. Memberikan tenaga.

 5. Pemeliharaan organ tubuh untuk dewasa

 6. Mengatur frekuensi enzim dan hormon.

 7. Memaksimalkan pertumbuhan bayi, anak, dan masa pubertas.

Proses katabolisme protein tahap awal adalah melepaskan gugus amin dari asam amino. Pada proses tersebut, terjadi 2 tahapan, yaitu:

Transminasi: pada tahapan ini, amin dipindahkan oleh enzim aminotransferase pada α ketoglutarat sehingga menghasilkan glutamat. Proses ini bisa juga terjadi perpindahan amin ke oksaloasetat yang membentuk aspartat.

Deaminasi oksidatif:  yaitu proses glutamat melepaskan amin sehingga menghasilkan ion ammonium. Gugus yang terdapat pada amin kemudian dilepaskan menjadi ion amonium atau NH4+. Ion tersebut kemudian menuju siklus urea pada hati. Siklus tersebut kemudian menghasilkan urea, kemudian keluar dalam bentuk urine setelah di proses oleh ginjal.

Katabolisme Karbohidrat

katabolisme adalah
katabolisme adalah-finishwellunbiologi.files.wordpress.com

Karbohidrat adalah salah satu zat yang amat penting bagi kehidupan, terutama manusia. Karbohidrat merupakan unsur utama tenaga. Berikut ini beberapa fungsi karbohidrat:

  1. Mencegah ketosis, apakah ketosis itu? yaitu sebuah kondisi ketika karbohidrat tidak dapat berfungsi menyuplai energi sehingga tugasnya digantikan oleh protein.
  2. Memberi rasa kenyang, hal ini karena karbohidrat memiliki kandungan selulosa.
  3. Memaksimalkan fungsi protein, jika tubuh kekurangan karbohidrat maka protein akan menggantikan perannya dalam menyuplai energi. Sehingga jika asupan karbohidrat yang diperlukan tubuh terpenuhi, fungsi utama protein tidak terganggu.
  4. Kandungan monosakarida dan disakarida sebagai pemanis alami.
  5. Melancarkan pencernaan, makanan berkarbohidrat yang memiliki serat yang baik dapat melancarkan pencernaan.
  6. Sumber energi tubuh, untuk menghasilkan 4 kalori dibutuhkan 1 gram karbohidrat yang selanjutnya dirubah menjadi energi positif di dalam tubuh.
  7. Menjaga metabolisme, karbohidrat berperan penting dalam menjaga keseimbangan metabolisme dan memperbaiki/regenerasi sel, organ, dan jaringan tubuh.

Proses Katabolisme Karbohidrat

katabolisme adalah
katabolisme karbohidrat-amazonaws.com

Istilah lain dari proses katabolisme karbohidrat adalah degradasi glukosa atau glikosilis. Proses degradasi glukosa ini ada 10 tahapan dan dibagi menjadi 2 fase. Fase pertama adalah fase preparatory dan fase ke-2 fase payoff. Kedua fase tersebut memiliki 5 tahapan.

Baca juga: isi perjanjian Renville, Linggarjati, dan Roem Royen

Berikut ini proses terjadinya katabolisme karbohidrat:

  1. Molekul D-glukosa pada fosforisasi 6 diaktifkan sehingga hasilnya adalah glukosa 6 fosfat. Pada tahap ini, ion Mg2+ dan enzim heksokinase menjadi kofaktor dan merupakan katalis pada reaksi ini.
  2. Isomerasi, yaitu proses merubah glukosa 6 fosfat menjadi fruktosa 6 fosfat. Dari awalnya berjenis aldosa menjadi ketosa. Proses ini dibantu oleh ion Mg2+.
  3. Perubahan fruktosa, pada tahap ini, fruktosa 6 fosfat dirubah menajdi fruktosa 1 dengan 6 difosfat. Ion Mg2+ dan enzim fosoffruktokinase menjadi kofaktor dalam reaksi ini.
  4. Penguraian molekul, pada tahap ini fruktosa 1 difosfat 6 menjadi 2 molekul triosa fosfat. Molekul tersebut adalah dihidroksi aseton fosfat dan D-gliseraldehid 3 fosfat yang diuraikan oleh enzim aldolase.
  5. Reaksi oksidasi, pada tahap ini gliseraldehid 3 fosfat diekstrak menjadi asam 1,3 difosfogliserat. Pada tahapan ke-5 terbentuk 1 molekul ATP dari ADP yang diproses oleh ion Mg2+ yang menjadi kofaktor.
  6. Pembentukan asam & pemindahan gugus, tahap pembentukan asam terjadi sebagai reaksi perubahan katalisis enzim enolase dan 2 asam fosfogliserat yang menjadi asam fosfoenol piruvat (reaksi dehidrasi). Selanjutnya asam fosfoenol piruvat tersebut dikatalisis menggunakan enzim piruvat hingga menjadi molekul ATP dan molekul piruvat.

Katabolisme Lemak

katabolisme lemak
katabolisme adalah-mazonaws.com

Katabolisme lemak adalah untuk mengolah berbagai macam zat yang mengandung lemak agar dapat dimanfaatkan oleh tubuh. Lemak mengandung jumlah energi tertinggi dibandingkan sumber energi lain (9kkal/gram). Berikut ini beberapa manfaat lemak:

  1. Berfungsi menjadi hormon dan vitamin, vitamin bermanfaat untuk membantu proses-proses biologis, sedangkan hormon berfungsi untuk mengontrol komunikasi yang berlangsung antar sel.
  2. Berfungsi untuk cadangan energi lipid, dan ditempatkan sebagai jaringan adiposa.
  3. Fungsi lemak untuk menyusun struktur membran sel . Lipid berperan menjadi barikade untuk sel dan mengontrol aliran materialnya.

Proses Katabolisme Lemak

Proses katabolisme lemak diawali ketika lemak ada dalam sistem pencernaan makanan. Proses pertamanya adalah dengan memecah lemak menjadi senyawa gliserol dan asam lemak. Senyawa tersebut masing-masing mengandung 5% gliserol dan 95%  asam lemak dari total energi lemak yang diproses.

Supaya bisa menghasilkan energi, asam lemak yang telah teroksidasi menuju proses krebs. Proses ini juga dilewati oleh katabolisme karbohidrat yang sudah dijelaskan di atas. Sebelumnya, terjadi proses oksidasi asam lemak pada mitokondria, dan gliserol akan dirubah pada glikososis menjadi dihidroksi aseton fosfat.

***

Itulah ulasan lengkap tentang pengertian katabolisme. Sebagian orang mungkin mencari dengan kata kunci katabolisme adalah untuk mendapatkan informasi ini. Jangan lupa untuk membaca artikel saya lainnya di syuhada.net ya.

Tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.